• Email:
      rsbanyumanik@gmail.com   

    Fax :
      (024) 7462181

    Informasi :
      (024) 7471519
rsbanyumanik

 

Laporan Capaian Indikator Respon Time Pelayanan IGD Tahun 2016

 

Gawat Darurat adalah keadaan klinis pasien yang membutuhkan tindakan medis segera guna penyelamatan nyawa dan pencegahan kecacatan lebih lanjut (Pasal 1 UU RI No. 44 tahun 2009)
Pasien yang masuk ke IGD RS tentunya butuh pertolongan yang cepat dan tepat untuk itu perlu adanya standar dalam memberikan pelayanan gawat darurat sesuai dengan kompetensi dan kemampuannya sehingga dapat menjamin suatu penanganan gawat darurat dengan respontime yang cepat dan penanganan yang tepat. Semua itu dapat dicapai antara lain dengan meningkatkan sarana, prasarana, sumberdaya manusia dan manajemen Instalansi Gawat Darurat Rumah Sakit sesuai dengan standar.

Disisi lain, desentralisasi dan otonomi telah memberikan peluang daerah untuk mengembangkan daerahnya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya serta siap mengambil alih tanggung jawab yang selama ini dilakukan oleh pusat. Untuk itu daerah harus dapat menyusun perencanaan di bidang kesehatan khususnya pelayanan gawat darurat yang baik dan terarah agar mutu pelayanan kesehatan tidak menurun, sebaliknya meningkat dengan pesat. Oleh karenanya Depkes perlu membuat standar yang baku dalam pelayanan gawat darurat yang dapat menjadi acuan bagi daerah dalam mengembangkan pelayanan gawat darurat khususnya di Instalansi Gawat Darurat RS.

Didalam profil indikator yang telah ditetapkan definisi operasional respontime / waktu tanggap adalah waktu yang dibutuhkan mulai pasien datang di IGD sampai mendapat pelayanan dokter. Tujuannya adalah terselenggaranya pelayanan yang cepat, responsif dan mampu menyelamatkan pasien gawat darurat. Pencatatan dan pelaporan indikator dilakukan tiap bulan dengan periode analisis tiap 3 bulan. Numerator yang diukur adalah jumlah kumulatif waktu yang diperlukan sejak kedatangan semua pasien yang di sampling secara acak sampai dilayani dokter sedangkan yang menjadi denominator adalah jumlah seluruh pasien yang di sampling. Data diambil dengan cara observasi langsung. Dengan target capain yang digunakan 100%. Berikut adalah data capaian indikator respontime pelayanan IGD ≤ 5 menit terlayani.

respontime

ANALISA:
Dari grafik terlihat bahwa hasil capaian indikator respontime / waktu tunggu pelayanan gawat darurat di RS Banyumanik Semarang terus mengalami peningkatan yang signifikan setiap bulannya meskipun belum sesuai dengan target. Sosialisasi yang terus menerus tentu sangat berpengaruh terhadap pengisian check list pemantauan waktu tunggu pelayanan gawat darurat. Tentunya upaya upaya perbaikan dilakukan secara terus menerus sehingga pada bulan berikutnya angka pelaporan tidak menurun. Rekomendasi yang dapat dilakukan untuk memperbaiki capaian indikator tersebut antara lain dengan selalu melakuakn sosialisasi pengisian check list kepada petugas / dokter, agar pencapaian respontime pelayanan IGD ≤ 5 menit dapat tercapai 100% sesuai dalam Standar Pelayanan Minimal.