• Email:
      rsbanyumanik@gmail.com   

    Fax :
      (024) 7462181

    Informasi :
      (024) 7471519

 

 

Faringitis

Pengertian
Faringitis akut adalah radang akut pada mukosa faring dan jaringan limfoid
pada dinding faring (Rospa, 2011). Menurut Vincent (2004) Faringitis akut adalah
infeksi pada faring yang disebabkan oleh virus atau bakteri, yang ditandai oleh
adanya nyeri tenggorokan, faring eksudat dan hiperemis, demam, pembesaran limfonodi
leher dan malaise. Pendapat lain di kemukakan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia
(2008) Faringitis merupakan peradangan akut membrane mukosa faring dan struktur
lain di sekitarnya. Karena letaknya yang sangat dekat dengan hidung dan tonsil, jarang
terjadi hanya infeksi local faring atau tonsil. Oleh karena itu, pengertian faringitis secara
luas mencakup tonsillitis, nasofaringitis, dan tonsilofaringitis.
Berdasarkan pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa Faringitis akut
adalah suatu peradangan akut yang menyerang tenggorokan atau faring yang
disebabkan oleh virus atau bakteri tertentu yang di tandai dengan nyeri tenggorokan.

B. Penyebab
1. Virus (Adenovirus,
Rhinovirus,
dan
virus parainfluenza dan Corynebacterium
diphtheri).
2. Bakteri (Streptococcus ß hemolitikus grup A). Bakteri tersebut mencakup 15 – 30 %
dari penyebab faringitis akut pada anak.

C. Tanda dan Gejala
1. Kesulitan menelan.
2. Demam.
3. Nyeri tenggorokan.
4. Tonsil bengkak (radang amandel).
5. Kelenjar getah bening leher anterior bengkak dan nyeri.
6. Sakit kepala.
7. Mual, muntah sampai nafsu makan menurun.

D. Pengobatan dan Pencegahan
1. Antibiotik menurut resep dokter.
2. Perbanyak minum air putih.
3. Hindari makan coklat dan pedas.
4. Tingkatkann daya tahan tubuh (vitamin)

 

 

Hipertensi / Darah Tinggi

A. PENGERTIAN HIPERTENSI
Suatu gangguan pada sistem peredaran darah yang sering terdapat pada usia
pertengahan atau lebih, yang ditandai dengan tekanan darah lebih dari normal.
Dengan kenaikan tekanan darah sistolik > 160 mmHg dan tekanan darah diastolik
> 140 mmHg.

B. JENIS-JENIS HIPERTENSI:
1. Hipertensi ringan: Jika tekanan darah sistolik antara 140 – 159 mmHg dan atau
tekanan diastolik antara 90 – 95 mmHg
2. Hipertensi sedang: Jika tekanan darah sistolik antara 160 – 179 mmHg dan atau
tekanan diastolik antara 100 – 109 mmHg
3. Hipertensi berat: Jika tekanan darah sistolik antara 180 – 209 mmHg dan atau
tekanan diastolik antara 110 – 120 mmHg

C. MACAM-MACAM HIPERTENSI
Hipertensi Primer adalah suatu kondisi dimana terjadinya tekanan darah
tinggi sebagai akibat dampak dari gaya hidup seseorang dan faktor lingkungan.
Seseorang yang pola makannya tidak terkontrol dan mengakibatkan kelebihan
berat badan atau bahkan obesitas, merupakan pencetus awal untuk terkena penyakit
tekanan darah tinggi. Begitu pula sesorang yang berada dalam lingkungan atau
kondisi stressor tinggi sangat mungkin terkena penyakit tekanan darah tinggi,
termasuk orang-orang yang kurang olahraga pun bisa mengalami tekanan darah
tinggi.Hipertensi sekunder adalah suatu kondisi dimana terjadinya peningkatan
tekanan darah tinggi sebagai akibat seseorang mengalami/menderita penyakit
lainnya seperti gagal jantung, gagal ginjal, atau kerusakan sistem hormon tubuh.
Beberapa penyebab terjadinya hipertensi sekunder:
1. Penyakit Ginjal
a. Stenosis arteri renalis
b. Pielonefritis
c. Glomerulonefritis
d. Tumor-tumor ginjal
e. Penyakit ginjal polikista (biasanya diturunkan)
f. Trauma pada ginjal (luka yang mengenai ginjal)
g. Terapi penyinaran yang mengenai ginjal
2. Kelainan Hormonal
a. Hiperaldosteronisme
b. Sindroma Cushing
c. Feokromositoma
3. Obat-obatan
a. Pil KB
b. Kortikosteroid
c. Siklosporin
d. Eritropoietin
e. Kokain
f. Penyalahgunaan alkohol
g. Kayu manis (dalam jumlah sangat besar)
4. Penyebab Lainnya
a. Koartasio aorta
b. Preeklamsi pada kehamilan
c. Porfiria intermiten akut
d. Keracunan timbal akut.D. FAKTOR PENYEBAB HIPERTENSI
Faktor yang mempengaruhi hipertensi:
1. Stress
2. Merokok
3. Alkohol
4. Obesitas (Kegemukan)
5. Faktor keturunan
6. Faktor lingkungan : bising, gaduh
E. TANDA DAN GEJALA HIPERTENSI
a. Lemas
b. Sakit kepala (Pusing)
c. Mual-muntah
d. Sesak nafas
e. Kesesmutan
f. Kelelahan
g. Pandangan menjadi kabur
h. Rasa berat di tengkuk
F. KOMPLIKASI HIPERTENSI
a. Penyakit jantung dan pembuluh darah
b. Stroke
c. Ensefalopati hipertensi
d. Retinopati hipertensif
e. Gagal ginjalG. CARA PENCEGAHAN HIPERTENSI
1. Olah raga yang cukup
2. Mempertahankan berat badan normal
3. Tidak merokok dan tidak minum alkohol
4. Istirahat cukup dan tidak stress
5. Diit: rendah garam dan rendah kolesterol

H. PENGOBATAN HIPERTENSI
Pengobatan hipertensi untuk mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut:
1.
Pengobatan farmakologis yaitu dengan menggunakan obat-obatan atas ijin
dokter
2.
Pengobatan non farmakologis yaitu dengan
a. Mengurangi asupan garam dan lemak
b. Mengurangi atau menghilangkan kebiasaan minum alkohol bagi yang
mengkonsumsinya
3.
c. Berhenti merokok bagi yang merokok
d. Menurunkan berta badan bagi yang kegemukan
e. Olah raga teratur seperti joging, jalan cepat, bersepeda, berenang
f. Menghindari ketegangan
g. Istirahat cukup
h. Hidup tenang
Pengobatan tradisional yang dapat dibuat dirumah antara lain dengan
mengkonsumsi secara teratur jus:
a. Buah mentimun
b. Buah belimbing
c. Daun seledriSedangkan cara membuat obat tradisional seperti jus mentimun adalah
I.
a. 1⁄2 kg buah mentimun dicuci bersih
b. Dikupas kulitnya kemudian diparut
c. Saring airnya menggunakan penyaring/kain bersih
d. Diminum setiap hari ± 1 kg untuk 2 kali minum pagi dan sore hari
MAKANAN YANG DIANJURKAN
1. Sayur-sayuran hijau kecuali daun singkong, daun melinjo dan melinjonya
2. Buah-buahan keculi buah durian
3. Ikan laut tidak asin terutama ikan laut air dalam seperti kakap dan tuna
4. Telur boleh dikonsumsi maksimal 2 butir dalam 1 minggu dan diutamakan putih
telurnya saja
5.
Daging ayam (kecuali kulit, jerohan dan otak karena banyak mengandung
lemak)
J.
MAKANAN YANG DI HINDARI
a. Makanan yang di awetkan seperti makanan kaleng, mie instant, minuman kaleng
b. Daging merah segar seperti hati ayam, sosis sapi, daging kambing
c. Makanan berlemak dan bersantan tinggi serta makanan yang terlalu asin

 

 

Mengenal Penyakit Mata Myopia ( Rabun Jauh )

A. Pengertian
Rabun jauh atau miopia adalah suatu keadaan mata yang tetap bisa melihat objek dekat
dengan jelas, namun kabur atau buram ketika melihat objek yang jauh. Rabun jauh sangat
umum terjadi dan ditangani.

B. Cara Kerja Mata
Rabun jauh disebabkan karena kesalahan bias (refractive erros). Kesalahan bias bisa
terjadi ketika mata tidak bisa memfokuskan cahaya yang masuk dengan benar atau tepat di
retina. Pada rabun jauh, fokus cahaya akan jatuh di depan retina bukan tepat di retina.
Retina adalah suatu permukaan bagian belakang mata yang bertugas mengumpulkan
cahaya yang masuk. Retina akan mengubah cahaya yang masuk menjadi impuls listrik yang
akan diterjemahkan oleh otak sebagai gambar.
Pada miopia atau rabun jauh, fokus mata salah karena bentuknya yang tidak lagi normal.
Bola mata penderita rabun jauh biasanya sedikit memanjang, dan terkadang bentuk
korneanya terlalu bulat. Kornea adalah lapisan bening di depan mata.C. Pasien yang Berisiko Terkena Rabun Jauh
Miopia biasanya mulai terdiagnosis antara usia 8-12 tahun. Pada usia ini mata mengalami
pertumbuhan yang cepat, sehingga bentuk mata bisa berubah. Orang dewasa biasanya akan
tetap menderita rabun jauh jika pada saat anak-anak mereka sudah menderita rabun jauh.
Selain itu, seseorang juga bisa terkena rabun jauh karena kondisi kesehatan tertentu
seperti diabetes.
Stres visual bisa menjadi faktor risiko yang bisa menyebabkan rabun jauh. Stres visual
adalah lelahnya mata akibat memfokuskan mata dalam waktu yang lama, seperti karena
aktivitas membaca atau menggunakan komputer.
Rabun jauh juga bisa merupakan penyakit warisan, artinya apabila orang tua (salah satu
atau keduanya) mengidap rabun jauh maka anaknya pun berisiko besar terkena rabun jauh.

D. Gejala Rabun Jauh
Gejala yang paling menonjol dari rabun jauh adalah penglihatan yang kabur pada saat
melihat objek yang jauh. Pada anak-anak, mereka mungkin akan mengalami kesulitan pada
saat melihat papan tulis di sekolah. Orang dewasa mungkin tidak dapat melihat rambu-
rambu lalu lintas dengan jelas saat mengemudi. Tanda-tanda lainya dari rabun jauh, antara
lain:

  1. Sakit kepala
  2. Mata terasa sakit atau lelah
  3. Menyipitkan/mengernyitkan mata (pada penderita miopia, mata yang disipitkan akan
    membantunya melihat lebih jelas)

Gejala rabun jauh biasanya akan hilang ketika penderita sudah memakai kacamata atau
lensa kontak. Pada saat pertama kali memakai kacamata atau lensa kontak, kepala mungkin
akan sakit atau merasakan mata yang lelah selama satu atau dua minggu ke depan, ini
hanya untuk penyesuaian.

E. Koreksi untuk Rabun Jauh
Sebelum memutuskan untuk memakai kacamata atau lensa kontak, sebaiknya temui
dokter spesialis mata guna memastikan diagnosis, atau melihat adanya kemungkinan-
kemungkinan lain.Koreksi untuk rabun jauh antara lain dengan :
1. Lensa korektif
Kacamata dan lensa kontak adalah contoh dari lensa korektif. Kedua
perangkat ini akan mengalihkan fokus cahaya yang masuk agar jatuhnya tepat di
retina. Jenis atau seberapa kuat lensa kacamata atau lensa kontak akan tergantung
dari seberapa jauh Anda bisa melihat dengan jelas. Lensa korektif bisa digunakan
sepanjang waktu atau pada saat tertentu saja, seperti saat mengemudi. Semuanya
tergantung dari kebutuhan.
Dibandingkan kacamata, lensa kontak akan memberikan bidang visi yang
lebih luas dan koreksi yang lebih baik. Lensa kontak akan ditempelkan langsung
pada kornea mata. Namun pada sebagian orang, lensa kontak tidak dapat
digunakan karena bisa mengiritasi mata.
2. Bedah refraktif
Bedah reaktif adalah bentuk koreksi permanen untuk rabun jauh. Juga
disebut sebagai operasi laser mata, yaitu sebuah prosedur untuk membentuk ulang
kornea agar cahaya terfokus ke retina. Umumnya, orang yang sudah menjalani
operasi ini tidak lagi memerlukan kacamata atau lensa kontak.

 

 

Pentingnya ASI untuk Bayi

APA ITU ASI ?
ASI adalah suatu emulsi lemak dalam larubin protein, laktosa dan garam-garam organik yang disekresi oleh kedua belah kelenjar payudara ibu, sebagai makanan utama bayi.
Lanjutkan baca